Bagaimana seseorang mencapai kebebasan finansial?
Tetap teredukasi mengenai berita keuangan
Berinvestasi untuk penghasilan pasif
Kebebasan finansial mengacu pada memiliki kekayaan pribadi yang cukup untuk hidup tanpa bekerja berlebihan guna menghasilkan lebih banyak pendapatan. Banyak orang memiliki tujuan untuk mencapai kebebasan finansial, karena ini akan membantu mereka menghindari kejutan yang tidak menyenangkan. Orang yang bebas secara finansial tidak memiliki utang. Sebaliknya, mereka memiliki pendapatan pasif dan tabungan untuk menghadapi keadaan darurat. Dalam jangka panjang, kebebasan secara ekonomi berarti seseorang akan menjalani gaya hidup yang membuat mereka merasa damai dan aman tentang masa depan. Di sisi lain, kemandirian finansial adalah kemampuan untuk mengurus diri sendiri tanpa menunggu bantuan dari orang lain. Ini mengacu pada keadaan ketika seseorang memiliki tabungan dan aset yang cukup untuk menutupi biaya hidup dan tujuan ekonomi tanpa bergantung pada pendapatan orang lain atau berutang.
Mencapai kebebasan finansial melibatkan penetapan tujuan yang jelas, mengelola keuangan secara efektif, dan membangun kekayaan secara bertahap. Berikut adalah beberapa strategi utama untuk menjadi mandiri secara finansial. Setiap orang bermimpi untuk menjadi bebas secara ekonomi. Ini impian yang indah. Namun, impian tanpa rencana hanyalah sebuah keinginan. Dalam upaya menuju kebebasan finansial, seseorang harus menetapkan tujuan ekonomi—seperti melunasi utang atau mempersiapkan masa pensiun. Tujuan-tujuan tersebut memberikan dorongan untuk berkarya. Target yang baik harus spesifik, terukur, dapat dicapai, dan yang terutama, ditulis. Memiliki target sangatlah penting karena memungkinkan seseorang untuk melacak kemajuan, yang membangkitkan aspirasi dan motivasi diri. Misalnya, Anda ingin bebas utang, dan ini merupakan tujuan baik. Namun, merinci cara untuk mencapai tujuan ini tidaklah cukup. Anda harus menetapkan waktu tertentu dan menulis, contohnya, 'Saya ingin melunasi utang sebesar $10.000 dalam waktu 15 bulan'. Tujuan dapat berupa pelunasan utang, menabung melalui investasi, atau membeli aset. Ingat pepatah, 'Impian tanpa tujuan hanyalah keinginan'. Anggaran yang masuk akal bersifat penting untuk mengelola uang Anda sesuai keinginan. Ini akan memastikan Anda dapat membayar semua tagihan sambil mempertahankan investasi dan penghasilan mandiri lainnya agar tetap berjalan. Menyusun anggaran akan memperjelas tujuan Anda dan memperkuat keteguhan dalam menahan pengeluaran impulsif, yang sering kali mengarah pada utang buruk. Anggaran sebaiknya lebih kecil dari pendapatan Anda jika ingin tumbuh secara finansial. Hal ini akan membantu menghindari risiko penggunaan kartu kredit dan pinjaman konsumen berbunga tinggi, yang dapat membatasi kemampuan membangun kekayaan. Dengan disiplin dan komitmen dalam menganggarkan, Anda akan melindungi kesehatan ekonomi Anda.Bagaimana cara mencapai kebebasan finansial?
Tetapkan tujuan hidup
Buat anggaran bulanan
Tetap teredukasi tentang berita keuangan
Orang yang memiliki investasi berjenis apa pun, mulai dari real estat hingga saham, obligasi, atau kepemilikan saham, harus selalu mengikuti berita ekonomi terkini. Ini memungkinkan penyesuaian portofolio investasi saat diperlukan, seperti mencairkan investasi pasar saham sebelum mengalami kerugian besar. Selain itu, informasi ekonomi yang tepat dapat membantu Anda mengidentifikasi peluang investasi baru.
Saat seseorang memiliki literasi finansial, ia akan membangun fondasi yang kuat untuk pengelolaan uang. Ini membantu menavigasi tantangan ekonomi seperti utang buruk dan pengeluaran tak terencana sambil mencari kesempatan baru. Makin dini seseorang teredukasi secara finansial, makin baik masa depannya—karena pendidikan adalah kunci kesuksesan.
Buat tabungan otomatis
Pada umumnya, saran populer dari pakar keuangan saat mempersiapkan kesuksesan finansial adalah menabung untuk diri Anda sebelum pengeluaran lainnya. Mengikuti paket pensiun perusahaan tempat Anda bekerja dan memaksimalkan kontribusi yang cocok adalah ide bagus bila memungkinkan.
Pada saat yang sama, Anda dapat membuat setoran berulang yang diatur oleh perusahaan tempat Anda bekerja atau memulai dari rekening Anda sendiri untuk dana darurat. Pilihan lain adalah mempertimbangkan setoran otomatis ke akun broker sebagai Rekening Pensiun Pribadi.
Namun, jangan lupa pula bahwa jumlah tabungan yang disarankan bergantung pada situasi Anda sendiri, dan bahwa pentingnya tabungan ini mungkin subjektif tergantung pada kondisi dan tujuan.
Hidup di bawah kemampuan
Meskipun terdengar menantang, memiliki pola pikir hidup sederhana sebenarnya tidak sulit. Dengan mengutamakan kesederhanaan, Anda bisa mencapai kepuasan. Banyak individu kaya, seperti Warren Buffet, hidup di bawah kondisi keuangan mereka, yang menunjukkan bahwa perilaku ekonomi lebih merupakan kebiasaan daripada jumlah penghasilan.
Dengan pengeluaran yang disengaja, Anda mungkin tidak berhenti di batas ekstrem, namun pilihan ini memungkinkan Anda menjaga status keuangan yang solid sambil memastikan keamanan jangka panjang. Mempraktikkan trik hemat untuk menghemat uang dan memelihara keamanan finansial sangatlah penting. Hidup di bawah kemampuan berarti mengendalikan pengeluaran dengan jumlah pendapatan yang dimiliki.
Misalnya, pastikan biaya sewa rumah tidak lebih dari 30% dari gaji Anda, hindari belanja impulsif, masak di rumah daripada makan di luar, pilih kualitas daripada kuantitas untuk mengurangi frekuensi pembelian, dan lain-lain. Penyesuaian kecil ini berdampak besar bagi kesehatan ekonomi.
Hidup hemat bukan hanya soal mengeluarkan lebih sedikit dan menabung lebih banyak; namun juga berarti, setelah pembelian penting, Anda merawat apa yang dimiliki dengan saksama.
Berinvestasi untuk penghasilan pasif
Penghasilan pasif adalah uang yang Anda peroleh tanpa bekerja. Anda dapat menyewakan properti, membeli saham dividen, atau berinvestasi dalam rekening tabungan dengan hasil tinggi.
Kebanyakan cara mendapatkan penghasilan pasif memerlukan investasi awal dalam bentuk waktu atau uang, atau keduanya. Namun, setelah investasi pertama, penghasilan pasif akan memberikan keuntungan bertahun-tahun. Mayoritas orang yang stabil secara finansial memiliki penghasilan pasif. Contoh penghasilan pasif termasuk investasi dalam dividen: sebagai investor dividen, Anda membeli saham yang mendistribusikan sebagian dari penghasilannya kepada pemegang saham sebagai dividen.
Berinvestasi dalam saham dividen bisa menjadi ide menguntungkan untuk penghasilan pasif. Anda perlu melakukan penelitian terlebih dahulu dan memantau perkembangan aset dari waktu ke waktu. Itu saja—tanpa perlu kerja keras atau penjualan. Akun broker Anda akan otomatis menerima dividen tersebut.
Kesimpulan